Kapan waktu yang tepat untk menulis

Dulu waktu masih sering-seringnya nulis, apa yang terlintaspun langsung ditulis. Beberapa orang saat hatinya sakit san nyelekit iti malah jadi waktu yang baim untuk membuat tulisan, malam ini aku buka-buka lagi apa aja yang udah pernah aku tuliskan di akun instagramku, dan hasilnya ada beberapa yang galau-galau kayak anak remaja yang gatau tujuan hidupnya aja 😅 malusih iya, tapi aku mau berbagi aja. Karena pas kita mumet banyak yang mau difikirin malah banyak ide yang mendadak muncul dan berebut minta ditulis duluan 😂

Oke ini beberapa kata-kata yang pernah aku bagikan di akun isntagramku @isnainiwbm

screenshot_20190121-225800-01
Ini ada fotonya, sisa rintikan hujan yang ada di jendela bus pada saat 2015 aku di Padang
screenshot_20190121-225824-01
Ini gatau kenapa bisa labil banget isinya 😂
screenshot_20190121-225902-01
Ini juga ada fotonya, sok-sok drama gitu
screenshot_20190121-225832-01
Konon katanya, tulisanku yang ini bener-bener nyucuk (red:menusuk) hati seseorang

screenshot_20190121-225849-01

Begitulah kira-kira beberapa contohnya, sebenarnya di facebook dan twitter kayaknya maaih ada beberapa kata-kata andalanku. Tapi mager sangat untu utak atiknya

Jadi teman-teman menulis gak perlu malu, tulis aja ya apa yang mau disampaikan, apa yang dirasakan, apa ajadeh!

Iklan

Kalau lagi nulis, ingat ! lakukan hal ini

20190120_205912_0001

Hari ini aku udah nulis berbaris-baris, udah banyak kalimat yang aku tulis, aku tadi mau bercerita tentang orang-orang yang pernah aku jumpain dan gimana usaha-usahaku agar bisa berkomunikasi dengan mereka.

Bagaimana caraku berkomunikasi dengan orang super dingin yang akhirnya menimbulkan kecemburuan orang-orang yang melihat kami tertawa 😅

Cerita berkomunikasi dengan orang super aneh yang ditanya apa jawabannya bisa ke masa lalu yang tak pernah dia lupakan 😅

Tapi tadi lupa untuk menyimpannya dan tertutup begitu aja, jadinya tulisannya lenyap bagai dihempas perasaan yang pernah ada 😅

Saat coba nulis ulang yang ada ceritanya gak asik! Jadi maksa banget kesannya 😂 saran ya untuk teman-teman kalau mau nulis ingat untuk simpan setiap selesai perparagrafnya, supaya gak kejadian kayak aku hari ini.

Udah pernasih beberapa kali mengalami ini, tapi namanya manusia sukanya mengulang-ulang kesalahannya 😅 lain kali jangan lagi yaaa, akhirnya yang datang penyesalan kan!

Agar Rasamu Tersampaikan

20190119_214843

“Mengapa seorang Ayah tak bisa mengatakan pada anaknya betapa dia mencintainya?
Dia tak bisa menahan malunya dengan mengatakan ‘Aku menyayangimu, nak’?

Kalau ada yang tau ini penggalan kalimat darimana, berarti udah pernah nonton filmnya.
Film yang berulang-ulang kali ditonton, tapi setiap ditonton pasti buat air mata bercucuran 😅 hari ini kayaknya udah lebih tiga kali aku menontonnya, tapi sama aja mewwekk!

Tapi aku gak akan bahas tentang filmnya lebih lanjut, aku mau bahas tentang penggalan kalimat yang ada di film itu. Itu adalah kalimat yang disampaikan oleh seorang ayah sebelum cerita filmnya dimulai.

Percaya gak percaya, sekarang gak cuma seorang ayah yang sulit mengucapkan atau mengungkapkan rasa sayangnya kepada anaknya, banyak sekali dari kita yang merasa kesulitan untuk menyampaikan perasaan kita kepada orang lain. Jarang sekali terdengar ungkapan kasih sayang secara langsung dari satu orang ke orang lainnya.

Akhirnya banyak yang berasumsi, merasa saling memahami satu sama lain tapi ternyata tidak mengenalinya sedikitpun. Merasa rasa sayangnya sudah tersampaikan tapi ternyata ada yang merasa diabaikan. Merasa sudah berkorban tapi ternyata ada yang merasa tak dianggap.

Begitulah, terlihat sepele memang, tapi ungkapan rasa secara langsung -diucapkan di hadapan orangnya langsung- memang mempunyai dampak yang ajaib! Ada hubungan yang sudah dijalin bertahun-tahun tapi bisa retak karena ada yang merasa sudah memberikan segala tapi ada juga yang masih merasa diabaikan, permasalahannya hanya karena tidak saling menyampaikan bagaimana perasaan mereka masing-masing

Jadi bagaimana hari-hari kalian? Sudah berapa orang yang tau kalau kalian menyayanginya? 

Perihal Mencinta

20190118_215237_0001

Adakah yang lebih kau cintai selain apa-apa yang sudah diberikan Allah kepadamu? Terkadang kita terlalu sering merasa apa yang kita dapatkan tidak sesuai dengan keinginan kita, atau bahkan kita merasa belum diberikan apa-apa

Banyak dari kita yang terlalu bangga melihat orang lain bisa menghasilkan sebuah karya hingga tergila-gila untuk membuat hal yang sama, hanya untuk membuktikan bahwa dia mampu. Banyak juga yang tidak pernah merasakan ada keunikan yang perlu dikembangkan dalam dirinya yang akhirnya membuat keunikan itu padam bahkan hilang

Rasanya kita lebih mencintai apa yang orang lain miliki daripada apa yang sudah dikaruniakan kepada kita, kita terlalu fokus untuk mensyukuri kenikmatan orang lain sehingga lupa kenikmatan yang sudah diberikan kepada kita juga wajib disyukuri, dijaga, dan dimanfaatkan sebaik-baiknya

Perihal mencintai ini,

Siapakah kita? Mencinta nikmat orang lain atau?

5 Langkah Mudah Menyelesaikan Masalah Sampah

20190117_114308_0001.png

Belakangan ini banyak berita yang meresahkan dari dampak penggunaan plastik, ada bajir karena tanah yang bercampur sampah plastik tidak lagi meresap air dengan baik, tumpukan sampah yang mengular sepanjang dua kilometer di salah satu sungai di pulau jawa, bahkan ada beberapa hewan yang ditemukan mati karena tertelan sampah plastik yang terbawa ke bawah lautan.

Sebenarnya apasih plastik itu?

Kantung plastik kresek dan kemasan dari plastik lainnya merupakan alat pengemas yang paling banyak dipergunakan karena murah, praktis dan mudah didapat. Tetapi sayangnya  kemasan plastik dan kantung plastik kresek ternyata tidak selalu aman, bahkan berbahaya bagi kesehatan.

Meski begitu banyak sekali orang yang dengan egoisnya tetap saja menggunakan plastik kapan aja dan dimanapun dia. Kebayangkan bawa makanan dibungkus plastik, bawa minum pakai plastik, bungkus baju plastik lagi, oleh-oleh? Waaah bisa panen plastik 😂

Pantas saja, Indonesia menjadi penyumbang sampah plastik terbanyak kedua di dunia. Berdasarkan data yang diperoleh dari Asosiasi Industri Plastik Indonesia (INAPLAS) dan Badan Pusat Statistik (BPS), sampah plastik di Indonesia mencapai 64 juta ton/ tahun dimana sebanyak 3,2 juta ton merupakan sampah plastik yang dibuang ke laut.

Sebagai manusia yang diberikan akal agaknya kita memikirkan solusi dan melakukan tindakan yang tidak memperkeruh keadaan ini. Solusi dari permasalahan sampah ini adalah dengan melakukan beberapa langkah kecil yang kalau kita lakukan secara konsisten akan berdampak besar nantinya.

Langkah-langkahnya adalah :

1. Membawa tas belanja sendiri

1157298_d51a6c01-d749-46c0-a07b-5f0d76b86bbb_769_451
Gak harus tas belanja yang mahal, plastik bekas dari belanja juga bisa kita gunakan untuk tas belanja

Tanpa disengaja sampah plastik yang menimbun di rumah kita adalah plastik yang berasal dari bungkusan saat kita berbelanja. Dulu suka bingung liat ibu-ibu belanja bawa keranjang tapi pulangnya tetap aja panen sampah plastik, beberapa ada yang langsung membakar plastik-plastinya tapi beberapa malah membuangnya di tempat sampah belakang rumahnya. Sekarang, mulailah membawa tas belanja sendiri, bahkan saat tidak pergi berbelanjapun usahakan tetap membawa tas kecil yang bisa digunakan kalau saja tiba-tiba pergi berbelanja ke minimarket

2. Membawa tempat makan dan botol minum sendiri

images-8
Ini lebih komplit ya, sudah ada tempat makan, botol minum dan sekaligus dengan sendok

Kalau gerakan ini selain mengurangi sampah plastik juga berfungsi untuk mengurangi uang pengeluaran (idaman anak kos banget). Jadi kemanapun perginya bawalah botol minum dan tempat makan yang sudah diisi. Sekarang juga udah banyak kok acara-acara yang menyediakan minuman tapi peserta harus bawa botol sendiri. Kalau mau beli jajan juga boleh kok bawa tempat sendiri, gak akan dimarahi kok sama yang jualan paling diliatin aja sama pembeli-pembeli yang lain (teringat waktu ngejar-ngejar bapak yang jual eskrim sambil bawa cangkir)

3. Tidak menggunakan sendok dan sedotan sekali pakai
Hampir sama dengan langkah pertama dan kedua, bawa aja sendok dan sedotan dari rumah. Kalau bisa sendok dan sedotannya jangan yang plastik ya 😉 Dulu waktu kuliah suka bawa sendok kemana-mana karena ntar kalau mau makan gak susah cari-cari sendok lagi, sekarang aku malah mengurangi kebiasaan pakai sendok. Kalau masih bisa dimakan langsung pakai tangan ya langsung aja, lebih sehat 😊

4. Rencanakan daftar belanja

form-daftar-belanja-bulanan-e1443814830278
Buat catatan kecil agar mudah dibawa dan dilihat saat berbelanja

Kalau mau belanja usahakan catat apa aja yang mau kita beli, jadi bisa memperkirakan ukuran tas belanja yang cukup untuk membawa belanjaan kita. Selain itu juga bisa menghemat uang belanja, karena kadang kalau kita gak catat daftar belanja bisa-bisa sampai di tempat belanja kita membeli barang-barang yang tidak diperlukan.

5. Menggunakan kembali
Tidak bisa dipungkiri kalau kita belum bisa 100% lepas dari plastik terutama plastik kresek, beberapa kali masih ada kresek yang kita pakai. Biasanya ini karena kita lupa, ntah karena kita lupa bawa atau kita lupa buat daftar (memang ini alasan paling klasik) tapi yang terpenting bagaimana kita menjaga agar plastik-plastik itu bisa digunakan kembali. Kalau aku biasanya langsung memilah plastik, kalau kering, bersih, dan tidak berbau biasanya akan saya lipat dan disimpan. Kalau basah/kotor/berbau dicuci dahulu lalu dijemur kalau sudah kering dilipat dan disimpan. Kalau perlu plastik tinggal ambil, selesai pakai simpan lagi, begitu seterusnya jadi tidak bertambah plastiknya.

Yang terpenting dari semua solusi adalah kita harus mengabarkan ke orang lain bahwa kita sedang berusaha mengurangi sampah, alhamdulillah kalau ada yang mengikuti langkah kita, kalau tidak ada yaa semoga aja dia mengikuti langkah orang lain yang sedang melakukan hal sama dengan kita. Ingat juga untuk menyampaikan keinginan kita, misalnya waktu beli minuman langsung bilang “kak gausah pakai sedotan ya”, waktu beli makanan “pak saya pakai tempat sendiri ya”, kalimatnya singkatsih, tapi kalau tidak terbiasa sepertinya susah untuk diucapkan 😅

Untuk kamu orang-orang spesial yang sedang memperjuangkan keberlangsungan bumi ini, aku ucapkan terima kasih karena masih memikirkan kelayakan hidup bagi anak cucu kita nanti. Jangan berhenti ya, kita ramaikan saja gerakan ini, karena yang viral-viral itu banyak pengikutnya walaupun kadang mereka gatau manfaatnya 😅

CLBK (Cinta Lama Bersemi Kembali)

 

 

20190116_211958_0001

Sambungan…

Buka yutub, cari referensi, coba-coba kaitkan benang, tapi yang terjadi hanya rantai yang memanjang tak jelas kemana arahnya. Terus ikut kegiatan komunitas ada kegiatan rajutnya (baca dipostingan ig tentang rajutan) barulah aku bisa buat rajutan lagi, dompet berwarna hijau mint yang hampir sebulan juga pengerjaannya.

Melihat ibu-ibu yang sudah lebih update ilmunya aku cemburu! Aku belajar membuat bunga bersama salah satu ibu, hasilnya kugunakan untuk hiasan rajutanku sebelumnya. Karena udah bisa membuat dua bentuk rajutan, saat itu rasanya aku ingin menghadiahi orang-orang hasil rajutanku, tapi kupikir mana mungkin yang bisa kubuat hanya bunga itupun kadang ada yang menyalah bentuknya 😅

Hingga berselang setahun lamanya aku tak merajut, banyak faktor yang menyebabkan, ada rasa malas, terus gatau mau belajar sama siapa, dan karena gak punya kawan merajut bareng 😅 aku menemukan teman merajutku kembali di sekolah rasanya seperti menemukan cahaya diantara benang-benang dan kumulai kembalilah cintaku bersama benang warna warniku.

Sekarang, aku sedang menyambung cintaku terhadap benang-benang yang sempat usang, iya aku jatuh kembali ke cerita cinta yang sama dan belum pernah aku sakit hati dibuatnya

Gambar di tulisan sebelumnya adalah gambar hasil rajutanku yang pertama setelah aku mengulang kembali cintaku padanya dan sudah banyak sekali hasil rajutan dari hasil kembalinya aku ke mantan cintaku dulu 😍

Sekarang melihat hasil rajutan orang lain aku langsung ingin mencoba, tingkat kepoku kadang langsung meningkat, kucari polanya, cari video tutorialnya, praktekin, kalau gagal coba lagi, gagal lagi, coba lagi, walaupu  ada beberapa yang gagal dan aku bongkar 😅 semangat sekali ya kalau orang sedang jatuh cinta, tak peduli sebanyak apa jatuhnya tetap saja cinta rasanya

Sampai kapan aku merajut? Belum taulah, kalau bisa ya sampai selamanya sampai aku bisa dan layak membagikan ilmu ini ke orang banyak dan bisa dimanfaatkan. Mohon dibantu doanya ya 😊😍

CLBK (Cinta Lama Belum Kelar)

20181122_161025

Bagaimana kalau malam ini kita bahas tentang MANTAN

Malam ini aku bertanya pada salah satu temanku, “nulis apa ya enaknya? Coba kasih ide dulu” dia bilang “tulis tentang kecewa aja” sebenarnya menurutku ini ide yang cukup bagus tapi entah kenapa yang terlintas di kepalaku banyak kejadian miris “ih miris kali” jawabku sekenanya aja 😅 Aku yang gak ada remnya ini langsung nyambung lagi, “gimana kalau bahas tentang mantan? Mantan minta balikan? Atau mantan minta jadian? *Apa bedanya” 😅

Gak tau apa sebabnya dia cuma senyum-senyum tidak manis yang aku tau itu mengandung makna yang patut dicurigai!
Hingga akhirnya aku putuskanlah, aku akan membahas mantan pada tulisan kali ini 😊

Gambar diatas adalah buah dari mantan yang sudah bertahun-tahun lamanya meminta atau mengajak aku balikan, iyaaa aku sudah ceritakan diawal perkenalan tentang sejarah pertama kali aku belajar rajut. Aku jatuh cinta dengan rajut awalnya memang suka melihat hasil rajutan orang-orang dan menurutku itu sooo kewren! Bayangkan dari segulung benang yang dikuel-kuel bareng jarum tapi bisa jadi benda bermanfaat dengan harga jual tinggi *gak ketinggalan 😅

Jatuh cinta pertamaku agaknya gagal dan tandus diawal perkenalan, aku pernah sengaja duduk di samping kakak-kakak yang sedang ngerjain rajutannya dan ngode “kak itu gimana buatnya, boleh ajarin” hatiku teriris dengan jawaban “liat aja dek di yutub, terus buat, nanti bisa itu” oke nice! Pernah juga aku mencoba pedekate dengannya melalui teman sekelasku yang asyik sekali menggerak-gerakkan jarum dan benangnya, tapi sama aja jawabannya “ntar aja ya kau belajar” , “huuuh cukup sudah!”, jawaban singkat dalam hati.

Tak lama dari kejadian itu, bak kata pepatah pucuk dicinta ulampun tiba ternyata ada teman yang satu organisasi denganku mempunyai keahlian merajut level pro 😄 dan alhamdulillah saat itu senyumnya sumringah mendengar permintaanku “dek ajari kakak merajut ya” , “oke kak beli aja benang sama jarumnya”, ohh tidak bisa dibiarkan! Pekan depannya perlengkapan merajutku sudah ready!

Aku masih ingat sekali waktu itu benangku berwarna merah maroon, kubawa kemana-mana baik untuk mengerjakan ataupu hanya sekedar takut jarumnya hilang. Berhari-hari jangankan selesai alasnya saja tak kunjung terlihat bentuk jelasnya 😅 akhirnya alasnya dibuatkan. Melanjutkan alas aku mulai bangkitkan rasa percaya diriku, tapi apa? Ntah apa yang terjadi hasil rajutannya sebelah kanan melebar sedangkan kiri baik-baik saja. Huuuh ternyata tak semudah yang dilihat dan dibayangkan, tapi perjuangan tidak boleh berhenti disini saja! Aku terus mengulang-ulangnya dan berhasil sampai kira-kira setengah jadi, barulah aku mulai memahami cara membuatnya daaan yeey dalam waktu beberapa pekan aku berhasil buat sebuah pouch hp 😍

Berselang hingga bertahun-tahun lamanya akupun tak pernah lagi berlatih ulang tentang merajut, ilmunya hampir lapuk dimakan waktu.

Bagaimana kelanjutannya? Kita sambung besok ya 😍

Menjadi Mulia dengan Melakukan Kewajiban

20190114_222959_0001

Sebagai Seorang muslimah, kita diwajibkan untuk memakai hijab (jilbab dan khimar). Wanita, apa yang sahabat ingat kalau seseorang berbicara tentang wanita? Ya di sini saya akan membahas tentang wanita. Betapa mulianya wanita dalam agama Islam dibandingkan dengan masa Peradaban Yunani Kuno, Peradaban Romawi, Peradaban Cina Kuno, dan dalam Tradisi India. Dimana wanita hanya dijadikan sebagai orang yang selalu di belakang kaum lelaki, sebagai bayaran untuk perjudian dan tidak diperbolehkan untuk menuntut ilmu bahkan bagi orang yang mendapatkan keturunan wanita maka dianggap sebagai aib dan harus dibunuh.

Didalam agama Islam wanita tidak dianggap selalu berada di belakang kaum lelaki, karena menurut agama Islam wanita dan laki-laki mempunyai harkat yang sama di hadapan Allah, Allah memberikan kelebihan tersendiri bagi wanita dan laki-laki untuk beribadah kepada-Nya. Akan tetapi di dalam agama Islam wanita itu sangat dijaga kemuliaannya oleh Allah. Seperti yang difirmankan Allah dalam surah Al-Ahzab ayat 59 yang artinya :

Hai Nabi, Katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Dari ayat tersebut kita dapat memahami betapa Allah menjaga kemuliaan wanita dengan perintah menutupi aurat mereka agar mereka mudah dikenali karena dengan cara menutup aurat atau berhijab wanita dapat dibedakan antara wanita muslimah dan wanita kafir.

Setelah membaca ayat tersebut kita juga dapat menyimpulkan bahwa berhijab tersebut diwajibkan oleh Allah dan sebelum kita berbicara jauh tentang kewajiban berhijab ada baiknya kita mengetahui apa itu berhijab. Di zaman sekarang ini sudah banyak orang yang salah faham dalam mengartikan berhijab, menurut mereka berhijab adalah menggunakan kain yang biasa disebut dengan pashmina dan dimodel-model dengan gaya yang dianggap stylish, trendi dan sangat modern. Sebenarnya berhijab itu adalah dengan mengenakan jilbab dan khimar, dimana jilbab adalah pakaian yang menutupi seluruh tubuh dan khimar adalah penutup kepala atau yang sering disebut kerudung.

Jadi yang diwajibkan oleh Allah adalah menggunakan hijab yang sebenarnya bukan yang disebut dengan pashmina atau kain apapun yang digunakan dengan cara dimodel-model dengan gaya yang dianggap modern, stylish dan trendi. Memakai hijab diwajibkan kepada seluruh wanita muslimah tanpa terkecuali. Walaupun banyak orang beranggapan bahwa yang pantas berhijab adalah wanita muslimah yang sudah tidak pernah lagi melakukan dosa ataupun kesalahan lagi, meraka menganggap wanita yang masih sering melakukan dosa ataupun kesalahan tidak pantas bahkan dianggap tidak boleh berhijab oleh mereka.

Banyak juga orang yang mengatakan sebelum berhijab lebih baik kita menghijab hati terlebih dahulu, makna dari menghijab hati ini tidak dapat kita pahami secara seutuhnya karena kita tidak dapat mengetahui bagaimana sebenarnya cara menghijab hati, apakah hati dikeluarkan dahulu dari dalam tubuh kita lalu diberikan hijab ??. jadi yang benar adalah kita terlebih dahulu berhijab karena setelah kita berhijab maka secara perlahan kesalahn-kesalahan ataupun kemaksiatan akan kita hindari. Dan ingatlah bahwa akan selalu ada orang ataupun makhluk yang tidak senang saat kita melakukuan kebaikan (mulai berhijab), tapi kita bisa melawan godaan-godaan yang mereka katakan misalnya :

1.Ngapai berhijab ? berhijab itu nanti aja kalok udah dapat kerja, gaji udah banyak punya suami yang kaya raya, rumah mewah, mobil keren, udah keliling dunia, udah  naik haji, udah tua baru deh berhijab.

Kalok iya Allah kasih umur yang panjang sampek sempat menuhin semua keinginan kita itu, kalok ternyata sebelum dapat kerja kita udah meninggal dan belum sempat berhijab (apalagi bertaubat) bagaimana jadinya

2. Percuma berhijab kalok ngomongnya aja masih sembarangan dan sholatnya msih bolong-bolong, pasti nanti bakalan diceritain sama teman-teman.

Berarti mulai sekarang omongannya harus dijaga gak boleh sembarangan dan sholatnya harus dijaga juga biar gak bolong-bolong jadi bisa sesuai dengan keaadan berhijab.

3. Nanti kalok udah berhijab gak bisa lagi dong nongkrong bareng teman-teman di kafe pasti nongkrongnya malah di pengajian.

Bagus dong, berarti udah keliatankan kalok udah berhijab makin banyak kebaikan yang bisa kita dapatkan karena dengan mengikuti pengajian kita bisa mendapatkan ilmu yang lebih tentang Islam.

4. Kalok udah berhijab gak bisa macem-macem lagi dong.

Kan emang niatnya gak macem-macem lagi makanya berhijab.

5. Jadi kalok nanti di  tengah jalan nyesel gimana ? maludong kalok udah berhijab trus tiba-tiba dibuka lagi, mending gak usah berhijab aja dari sekarang.

Emang betul bakalan malu kalok nanti tiba-tiba dibuka makanya mending dari sekarang berhijab dan insya Allah gak nyesel dan gak dibuka-buka lagi. Jadi gak malu-maluin deh.

Nah, udah taukan bagaimana caranya menanggapi godaan-godaan orang yang tidak menyenangi kita berhijab. Ingatlah bahwa berhijab itu diwajibkan untuk semua wanita muslimah bukan hanya kepada wanita muslimah yang sudah tidak melakukan kesalahan (bukannya manusia tak pernah luput dari kesalahan??) bahkan seorang wanita yang berprofesi sebagai maling sekalipun wajib menggunakan hijab! Karena ini merupakan perintah Allah yang diberikan kepada semua wanita muslimah, bukan wanita tak berdosa.

Allah memang merupakan zat yang sangat sempurna, karena dibalik mewajibkan berhijab Allah juga memberikan manfaat berhijab bagi wanita muslimah, yaitu :

1.Terjaga kehormatannya dan Pria pun segan untuk menggodanya.

Sadar tidak? Jika wanita yang tidak memakai jilbab lalu jalan di depan laki-laki. Sering sekali laki-laki itu berkata, “Siut..Siut!”. Iya bukan? Tapi jika wanita muslimah berjalan tapi mungkin saja karena tak ada jalan lain harus melewati seorang laki-laki, laki-laki itu malah berkata” Assalamua’alikum” yang secara tidak langsung mereka telah memberikan doa kepada kita. Kalau sahabat mengalami seperti ini cukup jawab dalam hati. Tidak perlu, dijawab dengan suara terdengar. Nah sekarang kita sebagai wanita  muslimah mau pilih yang mana? Itu pilihan diri sendiri kok.

2. Kemuliaannya terlihat.

Allah dan Rasul-Nya sangat memuliakan wanita. Mereka ingin agar wanita-wanita muslimah menutup auratnya sesuai syariat. Agar mereka terjaga kemuliaannya. Rambut wanita yang diperlihatkan menjadi mahkota yang biasa-biasa saja. Karena semua orang sudah tahu seperti apa mahkotanya. tapi wanita muslimah yang memakai hijabnya menjadikan dirinya mulia dan tertanda bahwa tidak sembarangan orang yang boleh tahu seperti apa rambutnya. Wahai wanita muslimah yakinlah. Dirimu ini mulia!

3. Mudah untuk dikenali.

Maksud dari arti firman Allah yang mengatakan agar mereka lebih mudah untuk dikenal yaitu, bahwa bila seorang wanita itu memakai jilbab, bisa dimengerti bahwa dia adalah seorang wanita yang bersih, menjaga diri dan berperilaku baik. Sehingga orang-orang fasik tidak berani menggodanya dengan perkataan-perkataan yang kurang sopan. Berbeda halnya kalau dia keluar dengan membuka auratnya. Tentu dalam keadaan semacam itu dia akan menjadi incaran dan sasaran orang-orang fasik, sebagaimana yang kita saksikan dimana-mana. Sehingga kita sulit membedakan antara wanita muslimah dengan wanita-wanita kafir. Sungguh, perintah Allah ta’ala ini sebenarnya akan memuliakanmu, menghindarkan dirimu dari kerusakan, menahanmu dari maksiat, melindungimu agar tidak tergelincir kepada kehinaan.

4. Terlindungi dari panasnya matahari

Faktanya sekarang adalah wanita-wanita yang tak mengenakan jilbab jika keluar rumah dan berjalan pasti akan merasakan panas, rambut yang lembab, lepek, dan mungkin karena kepanasan rambut hitamnya menjadi berubah warna lebih orange. Jadi, nutrisi rambut pun berkurang. tapi muslimah-muslimah yang memakai jilbab pasti akan terlindungi. Sebab rambutnya ditutupi oleh kain yang panjang dan tidak tipis. Ini membuat rambut tak akan kehilangan nutrisinya.

Setelah kita mengetahui manfaat yang kita dapatkan dari wajibnya berhijab apalagi yang harus kita jadikan sebagai alasan untuk tidak berhijab. Kalau kita ingat-ingat nanti saat kita meninggal seluruh aurat kita juga akan ditutup dari ujung kaki hingga ujung kepala, jadi kenapa kita harus menunggu sampai kita tidak dapat berbuat apa-apa lagi (sudah menjadi mayat) baru kita berhijab. Jangan sampai kain kafan yang kita gunakan setelah menjadi mayat menjadi hijab pertama dan terakhir yang kita gunakan.

Terakhir buat semua sahabat muslimah yang sudah berhijab saya mau ngucapin terima kasih karena sebenarnya banyak alasan bagi muslimah untuk meninggalkan dan menanggalkan hijab, namun disebabkan keseriusan sahabat muslimah dalam mengimani Allah dan hari akhir tentu alasan bahwa setiap manusia akan menghadap Allah sudah cukup untuk menepis semua alasan untuk meninggalkan dan menanggalkan hijab.

 

(1311217)

Review Film Helen Keller

1851091stxyn83ehdb6_lwmueinfpnrp0pukgl1nwt5azuznff2vaikmm1rpusoylw3ydi7b1yendyg5vqbrvk4q8g

 

Oleh : Isnaini Wulandari Boang Manalu

Film yang menceritakan tentang anak kecil bernama Helen keller yang menderita buta, tuli, dan tidak bisa berbicara. Anak ini mengidap penyakit sejak kecil yang membuat orang tuanya  hampir menyerah dengan kondisinya. Bahkan mereka hampir bersepakat membawa anak malang ini dikirim ke rumah sakit jiwa karena dianggap gila dengan kelakuannya yang abnormal.

Helen keller tinggal Bersama kakak tirinya yang selalu menunjukkan sikap tidak mengehendaki keberadaannya, ayah yang super duper sibuk, cuek, dan agak sedikit keras dalam mendidik anak, dan ibu yang tidak pernah menyerah untuk memperjuangkan kesembuhannya namun beberapa kali melakukan kesalahan dalam menghadapi helen keller. Selain keluarganya helen keller juga dikelilingi oleh orang yang bekerja di rumah tersebut.

Helen yang dianggap sebagai anak aneh oleh orang-orang yang ada disekitarnya menjalani kehidupan tanpa ada aturan dan sering sekali tiba-tiba marah. Sampai bertemunya Helen dengan gurunya yang bernama Annie cara helen menjalani hidupnya mulai berubah.

Secara ringkasnya saya akan menuliskan poin-poin penting dari film ini yang dapat diterapkan dalam dunia Pendidikan sebagai berikut :

  1. Kekompakan dalam keluarga

Kalau berbicara tentang Pendidikan tentu tidak hanya berbicara seputar lingkungan sekolah tapi juga tentang lingkungan yang didapatkan di rumah, mengapa kekompakan dalam keluarga menjadi poin penting dalam Pendidikan karena kalua orang tua atau keluarga tidak kompak dalam mendidik maka akan sulit menentukan arah tujuan dari pendidikannya.

Dalam film ini, ketidakkompakan keluarganya ditunjukkan saat ayah helen memutuskan untuk memecat guru helen tapi ibunya tetap ingin melanjutkan, contoh lainnya saat ayah helen ingin memasukkannya ke rumah sakit jiwa tapi ibunya tidak setuju

  1. Kekompakan antara guru dan orang tua

Hal ini saya anggap penting karena saat mendidik seorang anak maka akan melibatkan banyak pihak, yang paling utama adalah pihak sekolah dan juga pihak keluarga. Tidak bisa jika hanya sekolah atau guru saja yang berusaha untuk menjadikan anak tersebut lebih baik tapi orang tua tidak mengambil peran dengan menjalankannya juga di rumah atau sebaliknya.

Dalam film ini sangat kontras perbedaan perubahan yang terjadi pada helen saat keluarganya dan gurunya bekerja sama dengan saat keluarganya dan Annie sangat bertentangan. Contohnya saat ibunya mulai ikut mempelajari berbicara dengan mengeja menggunakan jari dan juga saat ayah helen mengizinkan agar helen dan annie dipisahkan dari rumah untuk sementara.

  1. Menjadi guru harus memiliki kesabaran yang lebih

Dari film ini kesabaran Annie sangat diuji ketika sarapan pagi, saat Annie melihat helen tidak memiliki aturan saat makan. Annie dengan sabra mengajarkannya aturan makan walaupun berkali-kali dipukul, disembur dan perlawanan yang diberikan oleh helen seperti berkali-kali melempar sendok

  1. Guru harus mampu melihat atau mencari nilai special yang dimiliki anak

Sebelum melihat atau menemukan nilai special anak, seorang guru harus mempunyai pemikiran yang positif terhadap anak.

Saat Annie datang ke rumah keluarga helen Annie langsung menyampaikan kalua helen adalah anak yang cerdas dan akan dengan mudah memahami pembelajaran yang akan disampaikan.

  1. Guru mampu menjadi orang tua saat anak berada di sekolah atau bersama guru

Sering sekali kita mendengar bahwa sekolah adalah rumah kedua bagi anak-anak dan guru adalah orang tua saat anak berada di sekolah, akan tetapi guru itu sendiri tidak mampu untuk menunjukkan sikap atau memberikan peran sebagai orang tua anak selama anak bersamanya

Dalam film ini, Annie mampu bersabar, memberikan kasih saying, memberika pelajaran, aturan yang helen butuhkan saat mereka tinggal berdua di rumah yang dipisahkan dari orang tuanya

  1. Guru harus mempunyai metode yang sesuai dengan kebutuhan anak
  2. Memberikan apresiasi dan konsekuensi yang tepat dan seimbang

Maksud dari kata tepat adalah, tidak terlalu berlebihan saat memberikan konsekuensi, jadi tetap melihat kesalahan apa yang diperbuat dan memberikan konsekuensi yang selaras bukan mengikuti egois atau rasa amarah kita begitu juga sebaliknya saat memberikan apresiasi. Sedangkan kata seimbang maksudnnya adalah memberikan konsekuensi saat anak melakukan kesalah tapi tidak lupa memberikan apresiasi saat anak membuat karya atau membantu kita. Terkadang guru sangat cepat tersulut emosi saat anak melakukan hal yang tidak sesuai tapi suka lupa saat anak melakukan kebaikan juga harus diapresiasi. Hal ini menyebabkan anak akan mencari perhatian guru melalui perilaku yang akan mendapatkan konsekuensi.

Dalam film ini ibu helen kurang tepat memberikan konsekuensi saat helen berbuat yang tidak baik dia malah akan mendapatkan permen/hadiah manis dari ibunya, sehingga helen akan melakukan hal yang tidak baik jika ingin mendapatkan itu lagi. Berbeda dengan Annie yang saat helen membuang sendok maka helen harus mengambilnya lagi, saat helen memukul maka helen harus mendapatkan balasan pukulan agar helen tau rasa sakit saat dipukul tapi Annie tidak lupa saat helen berhasil mengeja dia meberikan potongan kue yang disukai helen.

Terlebih daripada seluruh poin-poin tersebut yang terpenting adalah guru harus mampu meyakini bahwa anak adalah ciptaan Allah yang sempurna sehingga guru dapat mencintai anak. Saat berbicara dengan cinta maka yang mendengarpun akan menerimanya dengan cinta, saat mengajak anak melakukan sesuatu dengan cinta maka yakinlah anak juga akan melakukan dengan hati yang penuh cinta. Mari sama sama kita yakini dalam hati bahwa apa-apa yang berasal dari hati maka akan sampai ke hati .

Apa yang Harus dilakukan agar Konsisten Menulis

20190112_230941_0001

Sudah dua hari rasanya sulit sekali untuk menulis, rasanya ada ide-ide yang meledekku dan minta ditulis tapi entah kenapa jadi sangat sulit untuk dituliskan

Hari ini baru masuk hari keempat kegiatan ODOP di #Bloggernewbie, tapi kewalahannya udah kayak nulis berbulan-bulan

Rasanya ada yang salah dengan jalan fikiranku saat ingin menulis, aku terlalu sibuk dengan cara “bagaimana agar orang lain tertarik baca tulisanku” tapi aku tidak sibuk mengajak jariku untuk menari diatas keyboard

Berkali-kali buka media sosial yang kupunya berharap ada ide segar disana, tapi apa? Hahaha harapan belaka! Hingga tiba-tiba ada pesan tentang link tulisan, haaah aku luluh dan pasrah akhirnya ku keluhkan saja semua. Yang mendapat keluhan langsung saja memberikan balasan, hingga akhirnya kumulailah ini tulisan 😊

Jadi sebenarnya permasalahan menulis itu, yaa itu-itu saja! Kehabisan ide, terhenti atau macet ditengah menulis, dan satu lagi *ini yang terbesar TIDAK KONSISTEN

Nahh, disini aku mau coba kasih tau gimana cara agar kita bisa konsisten menulis. Walaupun aku juga masih dalam tahap belajar untuk konsisten menulis.
Oke kita mulai ya, are you ready?

Cara agar konsisten menulis

1. Niat
Melakukan apapun tanpa niat yang kuat emang biasanya akan berhenti di tengah jalan tapiii punya niat yang kuatpun kalau niatnya salah alamat ya bakalan kesendat juga nantinya. Sama halnya kayak yang aku ceritain tadi, kalau kita nulis niatnya biar terkenal yaa susah buat konsistennya karena berat banget tantangannya (kita bakalan kebanyakan mikir tulisan apa yang dengan cepat bisa buat kita terkenal)

2. Ide
Biasanya banyak ide yang muncul saat kita gak sedang memikirkan ide *pahamkan ya? Kadang ide itu nongol tanpa mengucap salam dulu guys 😅 jadi kapanpun idemu muncul aku saranin buat dicatat, entah catat di hp atau dimana aja biar nanti bisa dilanjutin untuk jadi tulisan

3. Buat bank naskah atau tulisan
Dalam sehari biasanya ada lebih dari satu ide yang muncul, naah kalau punya waktu senggang dan emang lagi mood banget buat nulis aku saranin untuk langsung tulis aja. Karena suatu saat bisa aja ada hal yang buat kamu berhalangan untuk nulis (bukan alasan MALAS ya) naah bank naskah inilah yang akan membantumu

4. Nulis aja
Dulu aku juga sempat kesal waktu nanya sama senioran gimana caranya buat bisa nulis? Dijawab dengan wajah serius dan suarah agak diberat-beratin gitu “cara untuk bisa menulis ada tiga, yaitu menulis, menulis, menulis”. Jadi, kalau kamu lagi baca tulisan ini, aku bilang ayoooo tulis apa yang terlintas di benakmu 😉

Sampai sini faham? *eh maksud saya gimana? Sudah bisakah kita memulai untuk konsisten menulis mulai harini? Aku yakin jawabanmu adalah ya! Semoga cara-cara yang aku tuliskan ini bisa membantu ya 😍